Penjabat Bupati Garut Barnas Adjidin Apresiasi Terhadap Acara 'Cikeletan'

- 14 April 2024, 12:45 WIB
Atraksi Pencak Silat dalam acara Cikeletan, Sabtu 13 April 2024
Atraksi Pencak Silat dalam acara Cikeletan, Sabtu 13 April 2024 /

KABAR GARUT  - Penjabat (Pj) Bupati Garut Barnas Adjidin memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan acara Cikeletan yang diselenggarakan di Rumah Budaya Cikelet, Sabtu 13 April 2024. Acara yang memiliki akronim Cipta Kreasi Keluarga Panutan, digelar di Jalan Lintas Selatan, Kampung Ciseundeuhan, Desa Cijambe, Cikelet, Garut. Jawa Barat.

Pembina Yayasan Rumah Budaya Cikelet, Iip Sarip, menjelaskan, bahwa Cikeletan adalah ajang untuk merayakan kearifan budaya dan kreativitas masyarakat.

Acara ini merupakan ruang pertemuan budaya, dalam konteks silaturahmi Idulfitri, dikemas dalam kreatifitas. Adapun tema Cikeletan tahun ini mengenai kearifan-kearifan hingga apresiasi terhadap praktik-praktik baik yang sudah dilakukan oleh masyarakat.

Melalui serangkaian kegiatan seperti lomba dan pameran, Cikeletan bertujuan untuk menciptakan ruang ekonomi baru bagi masyarakat setempat. Ia berharap acara ini dapat menjadi titik awal bagi perkembangan ekosistem pariwisata dan kreativitas masyarakat di Jawa Barat selatan.

"Ini menjadi ruang ekonomi masyarakat, masyarakat bisa memasarkan produk-produk kerajinan, kuliner, jasa-jasa pariwisata lainnya," ungkapnya.

Dalam acara ini, diselenggarakan beberapa lomba mulai dari lomba "gorokan rantang" (antar rantang), lomba menyanyi, lomba busana keluarga panutan, hingga lomba video pendek kreatif.

Acara gorokan rantang sendiri merupakan sebuah tradisi masyarakat yang saling mengantarkan rantang berisi kuliner, sebagai bentuk berbagi kebahagiaan untuk memantik kearifan kesalehan sosial.

Kegiatan Cikeletan ini merupakan acara lanjutan dari Festival Cipasarangan yang digagas sejak tahun 2010, di mana tahun ini sengaja menggunakan branding baru yakni "Cikeletan" alias Cipta Kreasi Keluarga Panutan, dengan output-nya yaitu munculnya semangat masyarakat untuk menampilkan dan mengeksplor potensinya masing-masing.

"Kami berharap dengan event budaya ini tumbuh ekosistem kreativitas masyarakat, mereka tampil menyampaikan kesenian-keseniannya, mereka tampil membawakan kebudayaannya, kuliner, dan seterusnya, sehingga ruang budaya ini menjadi ruang ekonomi masyarakat, silakan semua menjadi pasar kaget di sini, pasar kreativitas di sini," tandasnya.***

Editor: Herdiana Papap


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah